Satyo Purwanto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Bisa Mereformasi Polri Dalam Berbagai Sektor Mulai  Dari Reformasi Atas Regulasi Reformasi Struktural Hingga Reformasi Kultural

0
241

ArenaNews.id – Pasca dua dekade reformasi, Kepolisian Republik Indonesia secara kelembagaan mendapat banyak sorotan dari publik, bukan hanya soal banyaknya kritik publik yang dilontarkan kepada Polri, tapi juga harapan agar institusi Polri berjalan on the track sesuai amanat konstitusi.

Atas dasar itu, di gelar  diskusi terbuka dengan Tema : “POLRI DAN AMANAH REFORMASI” yang di laksanakan pada  Minggu 21/08/2022 bertempat : Kopi Politik, Jl Pakubuwono VI Jakarta Selatan dengan menghadirkan narasumber :

Satyo Purwanto (Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy) , Prof. Dr. Margarito Kamis ( Pakar Hukum Tata Negara) , Faizal Assegaf ( Kritikus Politik),  dan Moderator
Gemah Putra Rumalutur

Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia’s Democratic Policy, Satyo Purwanto,  mengatakan  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bisa mereformasi Polri dalam berbagai sektor, mulai  dari reformasi atas regulasi, reformasi struktural, hingga reformasi kultural,” ujar Setyo.

Publik sebaiknya mendukung Jenderal Listyo Sigit apabila ingin mereformasi Polri. “Membersihkan institusi dari anasir-anasir TV buruk perilaku sebagian petinggi Polri yang tidak sesuai dengan cita-cita reformasi Polri,” ujar Satyo.

Menurut Satyo  kepolisian secara kelembagaan selama era reformasi banyak menuai kritik dari publik.dan kita  harapan agar Polri bisa berjalan sesuai jalur sehingga instansi Korps Bhayangkara perlu direformasi. Insiden penembakan Brigadir J dengan tersangka Irjen Sambo jangan sampai dimanfaatkan oleh kalangan tertentu untuk melemahkan dan memperburuk citra Polri”,ujar Setyo.
Institusi Polri telah habis dihujat publik. Banyak masyarakat yang menyampaikan solusi agar kedudukan Polri digeser ke bawah Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian Dalam Negeri”,kata Faizal Assegaf.

Faizal menilai gagasan yang liar dan tidak bertanggung jawab, dan meminta semua pihak tak memantik propaganda politik untuk memancing kemarahan publik dengan memanfaatkan kasus Irjen Ferdy Sambo untuk menbenci institusi ini”, kata Faizal. (ArenaNews.Id/Sy)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini