IFRA Hybrid Business Expo 2022 Dibuka Hari Ini, Diikuti Ratusan Perusahaan dan Brands

0
48

ArenaNews.id, -Jakarta- Pameran waralaba dan lisensi “The 20th IFRA Hybrid Business Expo in conjunction with ILE 2022” mendorong para pelaku usaha lokal agar bangkit kembali untuk dapat mengembangkan merek atau produk mereka.

“Adanya IFRA tahun 2022 yang ke-20 kali, kami ingin menyemangati dan mendorong supaya pelaku-pelaku bisnis bisa mengembangkan usaha dan bertahan, dan tentunya untuk kepentingan kita bersama,” kata Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar saat membuka pameran tersebut di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat.

Ia juga mengatakan pihaknya ingin mendorong usaha lokal, terutama bidang kuliner, untuk bisa lebih bergiat mengingat kesempatan untuk melebarkan sayap telah tersedia.

Senada, Ketua Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Susanty Widjaya mengatakan pameran IFRA & ILE 2022 diharapkan para pelaku usaha lisensi, khususnya lisensi merek dan produk lokal, serta para UMKM dapat melebarkan sayap dengan pengembangan outlet atau penambahan kemitraan.

“Pameran ini merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan semangat baru bagi para pelaku usaha, tentunya untuk branding dan peningkatan jumlah outlet melalui kemitraan dan juga franchising,” kata Susanty.

Tak hanya bagi peserta pameran, Susanty mengatakan ajang pameran tersebut juga merupakan peluang bagi pengunjung dan pembeli untuk mendapatkan ide-ide maupun kreativitas dalam berbisnis.

Pada 2022, pameran “International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) Hybrid Business Expo in conjunction with Indonesia License Expo (ILE)” telah memasuki dua dekade penyelenggaraan.

Acara tersebut diselenggarakan oleh AFI dan ASENSI serta bekerja sama dengan Dyandra Promosindo sebagai exhibition organizer. IFRA & ILE 2022 hadir secara langsung pada 5-7 Agustus di JCC dan secara virtual melalui www.ifra-virtualexpo.com pada 5-31 Agustus.

Tahun ini, pameran mengusung tema “Revive the License & Franchise Industry in Asia’s Biggest Market with the New Business Strategy”.

Menurut Susanty, IFRA & ILE 2022 hadir sebagai platform untuk menjadi penghubung, ruang usaha, serta menjalin kerja sama yang efektif bagi pelaku lisensi, waralaba, dan pelaku usaha.

IFRA in conjunction with ILE tahun ini menghadirkan 250 pelaku perusahaan waralaba dan lisensi dari 375 jenama, serta berbagai program. IFRA & ILE 2022 juga mendapat dukungan dari asosiasi waralaba dan lisensi Malaysia, Singapura, Filipina, Taiwan, dan Hongkong.

Salah satu stand, yakni PT OMB, yang mana salah satu produk unggulannya adalah Tahu Go, turut menghadiri pameran ini.

Tjoek Widharyoko, CMO dari PT Otewe Maju Bersama (OMB) menyatakan bahwasanya pameran IFRA kali ini adalah merupakan kesinambungan dari pameran waralaba sebelumnya di Tangerang Selatan.

“Ya, dunia usaha saat sekarang sudah mulai pulih, sejak pandemi yang sekarang sudah menjadi endemi ini, maka kami dari PT. Otewe Maju Bersama (OMB) sangat senang bisa mengikuti lagi IFRA di tahun 2022 ini, animo saat pembukaan siang tadi hingga malam ini sangat besar, dimana kami dari PT. OMB membuka beberapa tipe kemitraan untuk beberapa merk yang ada di bawah bendera PT. OMB,” terang Tjoek pada ArenaNews.id.

“Kami berharap dengan adanya IFRA di tahun 2022 ini, kami dari PT. OMB dapat menjalin kerjasama dengan mitra waralaba baru, dimana ini dapat meningkatkan perekonomian, khususnya bagi para mitra waralaba yang bekerjasama dengan kami,” pungkas Tjoek pada ArenaNews.id.

(AYA/RED)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini