Ada Nama Lain Selain 3 Kepala Staf Berpeluang Jadi Panglima

0
116

[Foto : Sandri Rumanama Ketum IKAPASU, Ist]

Jakarta, ARENANEWS – Jenderal TNI Andika Perkasa telah memasuki masa purna tugas sebagai tentara aktif dan meninggalkan jabatannya sebagai Panglima TNI pada bulan desember mendatang.

Desas-desus siapa pengganti Andika Perkasa telah mulai diperbincangkan yang pada umumnya mengerucut kepada para jenderal yang kini menjabat sebagai Kepala Staf angkatan.

Sandri Rumanama Ketua DPN IKAPASU (Ikatan Pemuda Satu) turut mengomentari berbagai presefektif dari desas-desus pengganti Jendral Andika Perkasa.

Menurut Sandri memang posisi Panglima TNI terdapat tradisi bergantian antar matra Darat, Laut dan Udara, namun hal tersebut tidak diatur secara formal melalui regulasi,”Ungkapnya pada redaksi rabu (02/11/2022)

“Soal pergantian panglima dari 3 Matra kepala staf angkatan ini hanya soal budaya dan etika kemiliteran saja, tidak diatur secara regulatif jadi ini jangan dijadikan patokan, ” Papar dia.

Sandri yang juga saat ini menjadi pengurus DPP KNPI Komisi Ketahanan Nasional, ia juga mengatakan bahwa di zaman Soeharto bahkan pernah memilih Jendral M. Yusuf sebagai panglima ABRI yang bukan dari kepala staf angkatan dari 3 matra, Jelasnya.

Ia mengatakan bahwa memilih siapa yang menjadi panglima TNI adalah hak prerogatif Presiden yang tak bisa di intervensi.

“Jadi itu hak Presiden, tak bisa dintervensi, kita hanya memberi masukan dan pertimbangan siapa yang layak jadi panglima TNI,” Jelasnya.

Ia berharap presiden harus menentukan panglima TNI yang cerdas, yang bisa memahami arti perang secara global bukan hanya berfokus pada isu isu kemiliteran saja.

“Kita berharap presiden memilih panglima TNI yang smart, karena kedepan negara ini akan di grogoti kedaulatan-nya bukan hanya dari sisi perang persenjataan saja, namun ketahanan pangan, ekonomi, kesehatan dan isi strategis lainnya”. Papar dia.(B)

Editor Media : A Yonathan P

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini